Menulis Novel vs Menulis Blog

Menjadi pengarang novel adalah cita citaku sejak dulu. Karna dilahirkan dalam keluarga dengan ekonomi yang pas pasan, cita citaku hanya menjadi hiasan dalam langit yang mendung.
Keadaan sedikit berubah ketika aku sudah bekerja, tapi ternyata menerbitkan buku itu tidaklah mudah. Sempat berfikir untuk menerbitkan secara self publishing, lagi lagi membutuhkan biaya yang menurutku bukan jumlah yang kecil.


Daripada cerita cerita tersebut membusuk dalam flash disk ku lebih baik aku posting saja dalam blog.
Jika zetter ingin membaca silahkan langsung Klik dari link link dibawah in

UPDATE : 19 APRIL 2013 (Kisah Tersebut Akan Saya Muat Juga Di Blog Ini)

Menulis dalam buku maupun menulis di blog bagiku sama saja. Yang membedakan hanyalah media yang digunakan. Setelah saya pikir pikir lagi ternyata menulis di blig itu memiliki kelebihan yang tidak dimiliki jika kita mencetaknya dalam sebuah buku yaitu "mendukung kampanye go green" karna Tidak menggunakan kertas jadi tak ada pohon yang ditebang sama artinya menjaga hutan ^_^

Selain itu apabila kita menulisnya dalam blog, tulisan kita terjaga sepanjang masa tak termakan rayap maupun kutu buku.
Bisa jadi lebih banyak yang membaca buky kita karena mereka tak perlu membeli buku (tapi membeli pulsa untuk internetan).
Sepertinya saya merasakan diantara kalian ada yang bertanya :

"Lalu penghasilannya.?"

Tenang sob.
Penghasilan dari nulis di blog & menulis buku hampir sama kok, bahkan bisa jadi jauh lebih besar.

Lho kok bisa..???

Ya tentu bisa donk sob.
Untuk para netter kawakan (mahir / master ) istilah PPC mungkin tak asing lagi. Tapi bagi newbie seperti saya mungkin istilah tersebut masih terasa asing di mata & telinga.

Nah untuk kalian yang masih bingung, baca artikel saya tentang ppc <<< klik aja langsung.
Kita dapat memasang iklan ppc di blog kita. Jadi pendapatannya dari iklan tersebut. Kalian bisa mendaftar pada beberapa website yang menyediakan layana  iklan ppc seperti kumpulblogger.com, adsensecamb, kliksaya, idblognetwork, dan masih banyak lagi.

Saya belum berani memberikan rekomendasi untuk ini, karena saya pribadi juga masih mendalami & belajar.

Untuk nominalnya ada yang mematok harga Rp. 300/klik, 500/klik, bahkan ada yang Rp. 1.000/klik.
Jadi pintar pintar kita memilihnya, juga tolong search pembayarannya karena takutnya scam / penipuan.

Bisa di kalkulasi secara sederhana begini:

Jika penghasilan dari menulis novel adalah 10% dari harga buku Rp. 50.000,-
Maka kita dapat 5.000/eksemplar.
Sebulan kita jual berapa eksemplar..??
100, 200, 500, 1000, tergantung promosi.
Penghasilan menulis blog adalah :
Dari hasil blogging ane dapet informasi dari 10.000 kunjungan jumlah klik yang kita dapat berkisar antara 300 sampai 500 klik.
Maka dapat diamsumsikan jika ada 500 klik dengan harga 500/klik maka penghasilan sekitar Rp. 250.000 / bulan.
Sedikit ya..???

# iklan.....

Coba pikir ulang...

Berapa lama waktumu untuk menyelesaikan 1 judul buku..??
Bila kita menulis di blog, kita tak perlu menulis berbab bab untuk menerbitkannya.
Satu judul cerita pendek per hari tidak masalah, dan semakin banyak kita menulis akan semakin banyak juga pengunjung di blog kita.
Itu artinya kesempatan mengalirkan uang ke rekening semakin besar.
Jika kita bisa menciptakan traffik 10.000/bulan untuk Satu judul buku (10 bab), kita dapat saja menambahnya menjadi 25.000 atau 50.000 pengungjung denga menambahkan beberapa artikel kecil.

Apa kita bisa melakukan itu dalam 1 buah buku yang sudah diterbitkan.??
Mungkin sebagian dari zetter sekalian menganggap tulisan ini hanyalah curhatan dari seorang penulis GAGAL.
Tapi bagi saya ini adalah peluang.
Kita lihat saja apa yang terjadi esok hari.
Saya hanya ingin membagi kisah ini siapa tau diantara para zetter ada yang senasib dengan saya.
Sekian kisah ini saya sampaikan sebagai bahan renungan bersama.
Semoga bermanfaat.

Jumpa lagi dalam artikel berikutnya ^_^
Baca juga :



Salam Zet.
Silahkan berikan komentar / kritik tapi selalu gunakan bahasa yang sopan dan jangan spam.
Terimakasih.

Artikel Terkait