Sekilas berita jalanan - polusi di lampu merah

Selamat datang kembali Zetter. Apa kabar kalian.?? Semoga selalu dalam keadaan yang sehat. Saya ingin sharing sedikit tentang polusi yang sering terjadi apabila kita terjebak macet maupun sedang menunggu lampu merah. Sobat zetter sekalian tentunya pernah atau bahkan sering terjebak macet di jalan atau menunggu lampu merah berubah hijau, tentu pada saat-saat seperti itu kita sering merasa kesal dengan pengguna kendaraan lain yang asal saja membunyikan klakson, atau menggeber knalpot besar. Berikut akan saya ulas sedikit mengenai polusi suara dan polusi udara yang selalu mengiringi dimanapun ada kemacetan.

Polusi dan macet adalah sahabat karib yang sangat sulit untuk dipisahkan. Bahkan oleh polisi lalulintas sekalipun ^_^

1. Polusi Udara

Polusi yang paling berbahaya apabila kita terjebak macet adalah polusi udara yang dihasilkan oleh gas buangan kendaraan bermotor. Masih beruntung apabila kondisi kendaraan yang digunakan terbilang baru dan terawat karena polusi yang ditimbulkan masih dalam batas ambang normal, terlebih apabila mereka menggunakan jenis bahan bakar kualitas terbaik.
Naas apabila kita berpapasan dengan kendaraan dengan kondisi yang memprihatinkan, asap yang ditimbulkan saja sudah cukup membuat mata kita pedih apalagi polutan yang terkandung di dalamnya.

Gas karbon monoksida yang dihasilkan dari pembakaran bensin / bahan bakar lain dalam kendaraan bermotor jauh lebih berbahaya. Karena saya bukan ahli kimia mungkin penjelasan tentang karbon monoksida ( CO ) akan saya persingkat saja.

Gas karbon monoksida dihasilkan karena pembakaran dalam mesin kendaraan terjadi secara tidak sempurna (pembakaran yang sempurna akan menghasilkan karbon dioksida dan uap air). Pembakaran yang tidak sempurna ini disebabkan oleh 2 faktor penting yaitu mesin kendaraan dan jenis bahan bakar yang di pakai.
Semakin baik jenis bahan bakar yang digunakan dan mesin kendaraan maka pelepasan karbon monoksida akan semakin sedikit.

Karbon monoksida yang terhirup dalam darah akan berikatan dengan hemoglobin dalam darah merah, oleh sebab ini maka pengikatan oksigen (O2) dalam darah akan mengalami gangguan sehingga pasokan O2 untuk alat fital (jantung, paru-paru, otak, dll) akan berkurang. Hal ini sangat berbahaya dan dapat menimbulkan kematian.
Gas karbon monoksida dalam jumlah yang sangat banyak akan masuk ke dalam tubuh ketika kita merokok. Baca juga : Cara Cepat Berhenti Merokok.

2. Polusi Suara
Siapa sih orangnya yang tidak kesal apabila pengguna kendaraan lain membunyikan klakson berulang-ulang saat macet..??
Setelah kita diracuni oleh berbagai macam polutan udara, otak kita akan semakin dibuat stress akibat ulah orang-orang yang tidak sabaran dengan asal ambil jalur atau membunyikan klakson secara berlebihan.
Menurut pantauan saya, membunyikan klakson hanya boleh dilakukan apabila terjadi hal-hal berikut :
  • Mengingatkan seseorang yang sedang mengemudi sambil bermain ponsel
  • Mengingatkan kepada antrean paling depan ketika lampu sudh hijau
  • Memberitahu apabila ada kendaraan yang melanggar aturan lalulintas
  • Memberitahu apabila ada kendaraan yang akan keluar dari gang
Semua itu hanya dibolehkan sekali saja. Ingat : klakson kendaraan bukanlah alat untuk melampiaskan kekesalan, karena percuma saja apabila kita mebunyikan klakson beberapa kalipun, macet tetap aja macet. Tidak ada sejarahnya bunyi klakson bisa membuat kemacetan panjang begitu saja lenyap dari pandangan mata ^_^
Semua yang saya tulis ini tidak ada dalam peraturan lalulintas, tetapi sebaiknya kita semua saling menghormati disaat menggunakan fasilitas publik.

Artikel Terkait