Kontes SEO dalam pandangan Google

Selamat datang kembali Zetter. Apa kabar kalian.?? Semoga selalu dalam keadaan yang sehat. Apakah diantara kalian ada yang berniat atau sedang mengikuti sebuah kontes lomba SEO..??? Dalam artikel yang sangat singkat ini saya akan membahas efek mengikuti sebuah kontes lomba SEO yang mengejar sebuah keyword tertentu bagi blog / website kita.


Mari kita melihat sedikit bagaimana pandangan Google tentang kontes SEO yang sedang marak di dunia blogging sekarang ini. Sebelum melangkah lebih jauh ada baiknya kita baca terlebih dahulu peraturan Webmaster Guidelines.

Ada apa dengan kontes SEO...??

Sebuah kontes SEO bertujuan untuk mengejar sebuah kata kunci (keyword) tertentu yang berujung pada layanan jasa atau penjualan barang dari si penyelenggara kontes tersebut. Setiap kontes SEO memberikan imbalan yang terbilang cukup lumayan kepada para pemenangnya.
Ingat...!!
Dalam sebuah perlombaan pasti ada yang menang dan ada yang kalah, dan yang kalah jumlahnya pasti jauh lebih besar daripada yang menang.

Lalu apa yang salah dengan kontes SEO..???

Google sebagai search engine yang paling dapat dipercaya keakuratan datanya ingin mempertahankan posisinya tersebut, sehingga perusahaan internet terbesar ini ingin agar hasil pencariannya adalah memang yang benarbenar dicari oleh pengguna jasa search engine tersebut.
Dengan adanya sebuah kontes SEO, maka sebuah kata kunci akan dibanjiri oleh begitu banyak artikel. Hal ini sangat dibenci oleh Google karena hasil pencarian yang meraka tampilkan akan sangat tidak beragam. Hal ini juga akan mengaburkan fakta yang sesungguhnya.

Sebenarnya Google tidak membenci kontes SEO tetapi Google membenci kontes SEO yang menggunakan kata kunci riil. Kata kunci riil adalah kata kunci yang sering digunakan di dunia nyata, contoh : bank terbaik, tablet terbaik, dll. keyword-keyword tersebut adalah sebuah keyword standar dalam pengiklanan sebuah produk. (Ingat...!! Tidak ada kecap yang Nomer 2, karena semua iklan kecap mengatakan bahwa Kecap mereka adalah yang Terbaik..!!)

Bagaimana apabila sebenarnya bahwa bank terbaik bukanlah sepertinya yang kalian sebutkan tersebut..??? Apabila hal ini terjadi maka Google menganggap kalian telah melakukan penipuan (bisa terjerat pasal dan blog kalian akan dibuang jauh-jauh dari SERP Google). Mau.?

Ambil contoh begini : "kalian ingin mencari sebuah hosting yang murah di Indonesia".
Sebenarnya ada puluhan bahkan ratusan hosting murah yang ada di Indonesia, akan tetapi karena sebuah jasa layanan hosting (yang murah juga) sedang melakukan kontes SEO maka hasil pencarian yang kalian dapatkan hanyalah Hosting tersebut. Jadi siapa yang dirugikan..?? dan siapa yang paling diuntungkan..??

Apabila sudah terlanjur mengikuti kontes bagaimana..??

Bagi kalian yang belum mengikuti kontes seperti ini, atau baru mau mengikuti kontes SEO, saran saya jangan pergunakan blog inti kalian. Buatlah blog lain yang memang ditujukan untuk kontes tersebut (saya sedang membangun sebuah blog eksperimental yang hanya akan saya gunakan khusus untuk mengikuti kontes SEO).
Nah, bagi kalian yang sudah terlanjur mengikuti kontes (Ingat...!!! hanya kontes yang menggunakan kata kunci riil) sebaiknya buat sebuah artikel yang membandingkan kata kunci yang kalian lombakan dengan produk lain.
Contoh : saya mengikuti sebuah kontes bank terbaik, nah sebagai verisfikasi saya membuat artikel tentang bank terbaik lainnya.

Fenomena seperti ini sebenarnya bukan hanya terjadi di Indonesia, akan tetapi karena kontes SEO yang paling banyak berada di Indonesia maka google secara spesifik mengamati kontes SEO yang berada di Indonesia.
Hal lain yang menyebabkan Google menganggap kontes SEO berbahaya (Siaga 1) adalah karena ada saja peserta lomba yang melakukan cara-cara TIDAK BAIK agar dapat memenangkan hadiah pertama, seperti : melakukan teknik black hat SEO, Spamer, dll. Resiko besar sedang membayangi blog / website yang diikutsertakan  dalam kontes lomba SEO.

Selamat berjuang untuk mengikuti kontes SEO dan cobalah untuk memberikan alasan yang tepat mengapa sobat zetter sekalian mengikuti kontes tersebut.
Sekian dan terimakasih.

Artikel Terkait