menikmati hidup dalam segenap kekurangan

Selamat datang kembali Zetter.
Kali ini saya tidak akan memposting trik blogging maupun teknik seo.
Izinkan saya untuk membagikan kisah saya ini, saya tidak bermaksud untuk meminta belas kasihan dari kalian. Saya hanya ingin mengajak kalian untuk melihat makna kehidupan dari sudut yang berbeda.



Pagi ini tertanggal : 12-Januari-2013

Rasa lapar menyerang perutku karena sudah dari kemarin belum kemasukan nasi, hanya air putih yang ku masukkan dalam lambungku untuk mencoba mengobati rasa lapar ini. Kepalaku terasa sangat berat sekali, selesai mandi aku tak langsung mengenakan seragam kantor. Sepertinya aku tak sanggup untuk pergi kerja hari ini.
Ku rebahkan kembali tubuhku yang kurus ke kasur, ku ambil ponsel dari kantung celana pendekku. Dengan jemari yang sedikit gemetar ku cari kontak nomor bosku, sudah ku putuskan untuk izin libur hari ini.

Setelah berbincang sejenak dengan bosku di telpon, ku utarakan niatku untuk izin sakit hari ini. Cukup alot memang mengajukan izin secara mendadak begini, beruntung bos ku memaklumi keadaanku.
Masih dalam keadaan perut kosong, ku coba memejamkan mata walau sebenarnya aku sedang tidak mengantuk. Kubayangkan betapa susahnya hidupku ini, hutang yang bertebaran dimana-mana tak tau kapan akan lunas, perut yang kosong entah kapan akan terisi nasi, hidup di perantauan yang memang tiada sanak family, tuntutan pekerjaan yang semakin lama semakin berat untuk ku lalui, aku bahkan bingung jika memikirkan bagaimana aku esok akan tetap menjalani hidup yang seperti ini.

Lelah juga otakku untuk memikirkan Bagaimana caranya mendapatkan uang setidaknya untuk makan malm ini. Aku sudah sangat malu bila harus meminjam lagi, hutang yang 3 bulan lalu saja belum aku bayar bagaimana aku akan mendapatkan pinjaman lagi.
Sedkit ada perasaan minder juga kalau aku melihat teman-temanku yang sama-sama hidup di perantauan tapi dapat menikmati hidupnya. Bagaimana aku dapat menikmati hidup jika nikmatnya bernafas saja sudah tergadaikan oleh rasa lapar yang tak kunjung menghilang.

Hari ini aku memutuskan untuk menulis beberapa artikel agar aku ada sedikit kegiatan yang tak terlalu menguras energi. Sampai saat ini aku belum mendapatkan Satu rupiahpun uang dari hasil kegiatanku mengisi blog ini maupun blog ku yang lainnya. Ada beberapa lomba yang ku ikuti, hanya berharap mendapatkan sedikit tambahan uang apabila aku menjadi juara, seperti kontes SEO sampai Review Product. Hadiah tersebut akan ku pergunakan untuk melunasi semua hutang-hutangku, tapi sepertinya kemungkinanku untuk memenangkan lomba-lomba tersebut sangatlah kecil karena banyak sekali para master yang mengikutinya.
Tak apalah setidaknya ini cukup menantangku agar bisa menjadi seorang master seperti meraka.

Dalam hidup ini uang memang bukan segalanya, tapi ketika kau tak memiliki uang sepeserpun kau akan merasakan seolah semua hal menjauhi mu.
Ini bukan masalah perut yang kosong belum terisi, ini bukan masalah malu kepada orang-orag yang memberikanku pinjaman, ini tentang bagaimana menikmati setiap liku hidup yang sebenarnya tak pernah nikmat.
Mungkin diantara kalian ada yang senasib pula denganku, tapi kalian jangan menyerah. Puasa 3 hari 4 malam tanpa makan pun sudah pernah ku lakukan, jika saat itu aku sanggu mengapa sekarang aku tak sanggup melalui ini semua.?

Hidup itu adalah pilihan, dan setiap pilihan pasti ada tantangan yang menyertainya, dan pilihan itu hanya kita yang boleh menentukannya. Jangan pernah membiarkan orang lain mengatur bagaimana cara menikmati hidup, karena sesungguhnya nikmat yang ia rasakan belum tentu nikmat pula bagi kita.

Rasa lapar ini sudah sangat menyiksaku. Mungkin aku tak dapat melanjutkan cerita ini. Dalam hidup aku merasa GAGAL...!!
Aku GAGAL dalam kisah percintaanku.
Aku GAGAL menjadi seorang yang sukses.
tapi kata pepatah tak ada kata GAGAL di dunia ini, yang ada hanyalah kesuksesan yang tertunda.
untuk kali ini, sekali lagi dalam hidupku. Rasa lapar gagal untuk menghentikanku menikmati hidup.

inilah sedikit curahan hatiku.
semoga kalian mengerti.

Artikel Terkait