Bahaya Virus Flu Burung Kembali

Bahaya.
Hanya itu yang dapat saya katakan karna virus flu burung kini hadir kembali dengan varian yang lebih kejam.
Di lansir dari kompas.com "Varian baru virus flu burung di temukan di Indonesia".
Varian virus flu burung ini adalah Clade A1 (2.3.2.1) menemani virus yang lebih dulu ditemukan yaitu yang kita kenal sebagai Clade A1 H5N1 (2.1).

Dikatan bahwa virus baru ini bukan mutasi dari virus lama, jadi benar-benar virus ini adalah yang terbaru dan lebih ganas dari virus sebelumnya.
Untuk Indonesia virus ini ditemukan di daerah Yogyakarta dan sekitar jawa tengah. Virus ini terbawa oleh migrasi burung saat musim dingin dari daerah-daerah yang lebih dulu terinfeksi.
Adalah "Bebek Peking" yang ikut serta menyebarkan virus ini.
Belakangan ini bebek peking sedang trend di pasaran, karena harganya yang relatif murah juga para pelaku pasar ingin meningkatkan produksi telur bebek yang masih menjadi primadona.
Berikut beberapa ciri unggas yang terkena serangan virus ini :
Lemas, Matanya Keputihan, Sering Berputar-putar, Mati Mendadak.
Untuk saat ini pemerintah belum menyediakan vaksinnya, oleh karena itu para peternak di himbau untuk selalu menjaga kebersihan kandang, penyemprotan alkohol, dan pemusnahan terhadap unggas yang teridentivikasi terserang virus ini.
Dikarenakan virus ini dapat menyerang unggas & manusia diharapkan para pelaku pasar bersikap hati-hati dan Tidak menjual telur / daging dari unggas yang sakit.
Sekian info ini saya berikan, semoga virus ini tidak menyebar luas.
Belum ada korban dari manusia sampai artikel ini saya terbitkan tapi telah ada lebih dari 10.000 ekor unggas yang mati.

Artikel Terkait