Bisnis Rumahan Produksi Cat Tembok

Cat adalah suatu cairan yang akan menyebar di suatu permukaan (surface / substrate) dan setelah mengering akan membentuk suatu film yang tipis dan padat (solid thin film) yang merupakan fungsi dekoratif maupun protektif. Cat sendiri sudah dikenal oleh manusia lebih dari 20.000 tahun yang lalu. Secara umum cat berfungsi sebagai unsur keindahan, perlindungan, dan komunikasi.


Dikarena harga cat yang berkualitas baik cukup mahal di pasaran Indonesia saat ini mengingat harga rupiah terhadap dollar anjlok cukup dalam. Saya sebagai seorang yang pernah bekerja pada perusahaan yang bekerja di industri coating akan memberikan sedikit gambaran untuk kalian tentang tata cara dan bahan-bahan yang diperlukan untuk memproduksi cat secara mandiri (sekala rumahan / home industry). 

Bahan-bahan untuk membuat cat tembok :
  1. Calcium Carbonate  (CaCO3)  = 2 KG
  2. Titan Dioksida (TTiO2I)  = 200 Gram (untuk warna putih) apabila menginginkan warna lainnya dapat menggunakan pewarna sablon kaos.
  3. Propyline Vinyl Acrylic (PVaC / Lem putih Cair)  = 1 KG
  4. Kaolyn / Bolus alba (Obat jamur, Pengawet)  = 1 KG
  5. Pine Oil (penguat warna)  = 50 cc
  6. Air  = 1 Liter

Cara pembuatan cat tembok :
  1. Campurkan Calsium Carbonate (CaCO3) + PVaC cair + air, lalu aduk hingga semua bahan tercampur secara merata. Untuk hasil yang cukup baik, PVaC bisa diganti dengan resin cat tembok yang beredar di pasaran.
  2. Masukan pigmen warna (bisa menggunakan warna sablon kaos) sedikit demi sedikit sambil diaduk merata sampai tercipta warna yang diinginkan. Ingat takaran pigmen-pigmen warna tersebut karena apabila kita akan membuat cat dengan warna yang sama maka kita akan lebih mudah untuk membuatnya apabila sudah ada catatannya.
  3. Tambahkan Kaolyn / bolus alba sebagai bahan anti jamur, dan pine oil untuk memperkuat warna cat agar tidak cepat pudar / luntur.
  4. Langkah terakhir adalah pengepakan, atau bisa langsung digunakan.

Keterangan Tambahan :
  • CaCo3 berbentuk berupa tepung putih, sifatnya mudah larut dengan air, dan senyawa dengan kulit manusia.
  • TiO2 bentuknya juga berupa tepung putih, tapi sifatnya lengket, mudah senyawa dengan air (H2 O), dan tidak senyawa dengan kulit manusia. Jadi, TiO2 jika terkena kulit akan sulit menghilangkannya, berbeda dengan CaCo3 yang mudah untuk dibersihkan meskipun terkena kulit manusia.
  • P.V.A.C. bentuknya putih lengket, berfungsi sebagai perekat/penguat cat tembok agar tidak luntur.
  • Piqment Colour adalah warna khusus untuk membuat cat tembok, tapi jenis warna ini juga bisa digunakan untuk sablon kaos/kain, pemilihan warna bisa disesuaikan dengan selera.
  • Kaolyn bentuknya berupa tepung putih tetapi agak kotor, bahan ini terbuat dari tanah putih, dan fungsinya disini adalah hanya untuk memperbanyak saja.
  • Pine Oil fungsinya sebagai penguat warna dan aroma cat tembok.

Nah itu tadi adalah langkah sederhana memproduksi cat tembok dengan sekala rumahan / home industry. Kalian bisa memasarkan cat tersebut dengan syarat kalian harus melakukan packing yang baik, cat yang tercipta memiliki kualitas sedang. Semoga artikel ini bermanfaat, terimakasih telah berkunjung dan membaca Bisnis Rumahan Produksi Cat Tembok.



Artikel Terkait